Lalu kita tersadar. Itu semua hanya khayalan. Illusi yang kita ciptakan. Karena perasaan sama atas hal yang pernah kita lakukan. Dan saya menyebutnya, Memory Recall.
Memory Recall, yang dalam hal ini adalah sebutan untuk gambaran-gambaran ilusi optik yang muncul karena kenangan masa lalu terpancing oleh emosi dan suasa hati dalam kondisi waktu yang sangat pas. Hal ini dipicu tingkat emosi yang memuncak, yang menyebabkan otak bereaksi untuk mengambil memory-memory lama yang tersimpan rapi didalam biliknya dan akan dikeluarkan dalam kondisi darurat seperti ini.

Saat sedih secara otomatis otak kita bekerja diluar nalar. Menampilkan bayang-bayang kenangan yang membuat kita tambah sedih. Entah kenangan ketika ditinggal kekasih, melihat kematian, ataupun kenangan buruk lainnya. Apalagi jika emosi kesedihan tersebut berasal dari satu sumber kejadian yang sama/mirip baik pada saat ini ataupun pada bayangan kenangan masa lalu tersebut.
Lalu selain sedih, apakah pada saat bahagia kita bisa merasakan sensasi yang sama?? Jawabannya Iya.
Saat bahagia otak kita akan recall kenangan-kenangan terdahulu. Emosi kebahagian saat memenangkan suatu perlombaan seketika terkuak kembali saat kita memenangkan suatu lomba undian. Semua itu karena otak kita sering terangsang oleh emosi. Sehingga apabila dipicu oleh suatu kondisi yang sama maka gambaran-gambaran lama itu akan muncul kembali, tanpa kita kehendaki, dan tanpa kita tahu bagaimana harus diakhiri.
Kalau saya pribadi, sering sekali mendapati Memory Recall ini. Karena pada dasarnya manusia selalu melakukan perbandingan, yang dilakukan di masa lalu dan di masa sekarang. Walau dari sana kita berusaha untuk belajar, terkadang kita jua tak kuasa melakukan perubahan.
Kesalahan di masa lampau terulang kembali. Mengundang pahit yang tak berhenti-henti. Sakit. Lemah. Dikalahkan illusi. Menyalahkan waktu. Menyalahkan kondisi. Ingin kembali ke masa lalu. Merubah segalanya. Tapi hanya tangis tersisa. Dan tidak bisa apa-apa. Tenggelam dalam kenangan bayang-bayang. Bak Video yang diputar ke belakang. Kita menontonnya dengan jelas. Setiap langkah yang kita ambil di masa lalu. Dan persis sama dengan langkah yang kita ambil sekarang. Penyesalan. Tak apa. Recall datang berkali-kali. Tak apa. Selama kita percaya. Video kita pada akhirnya akan menampilkan Ending yang sempurna.